
Komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci utama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Menyadari pentingnya hal tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar menggelar kegiatan In House Training (IHT) Komunikasi Efektif yang dimulai pada Senin, 2 November 2026, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu, 4 November 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 RSUD Daya Makassar ini mengangkat tema “Meningkatkan Daya Saing dan Mutu Layanan Kesehatan di Rumah Sakit”. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam membangun komunikasi yang efektif, profesional, dan penuh empati.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan menghadirkan tiga narasumber yang memberikan materi dan pembekalan kepada peserta, yakni dr. Nurhidayat, M.Kes., DPDK., Muh. Takwa, SKM, M.Kes., MM, FISQua, CPPD, C.MMP., serta dr. Fathin Nurqalbi Eka Putri, MARS.
Para narasumber memberikan penguatan mengenai pentingnya komunikasi efektif dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara tenaga kesehatan dan masyarakat.
Komunikasi efektif bukan sekadar kemampuan menyampaikan informasi. Lebih dari itu, komunikasi juga menyangkut kemampuan mendengarkan, memahami, serta memberikan respons yang tepat terhadap kebutuhan orang lain.
Dalam lingkungan rumah sakit, kemampuan tersebut memiliki peran yang sangat penting. Pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tidak hanya membutuhkan tindakan medis, tetapi juga perhatian, penjelasan yang mudah dipahami, serta sikap ramah dari seluruh petugas.
Karena itu, penerapan komunikasi yang empatik menjadi salah satu perhatian dalam pelatihan ini. Tenaga kesehatan dan seluruh petugas rumah sakit diharapkan mampu menggunakan bahasa yang santun, menghindari ungkapan yang dapat menyinggung perasaan pasien, serta menyampaikan informasi secara jelas dan terbuka.
Pendekatan tersebut juga penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman antara pasien, keluarga pasien, dan petugas kesehatan. Dengan komunikasi yang terarah, berbagai informasi mengenai pelayanan maupun kebutuhan pasien dapat disampaikan secara lebih tepat.
Selain mendukung kelancaran pelayanan, komunikasi yang efektif juga menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit. Pasien yang merasa didengarkan, dihargai, dan memperoleh penjelasan dengan baik tentu akan merasakan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman.
Direktur RSUD Daya Makassar, Dr. Andi Any Muliany Mahyuddin M., M.Kes., menempatkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dalam mendorong kualitas pelayanan rumah sakit. Melalui kegiatan ini, seluruh jajaran diharapkan semakin memahami pentingnya pelayanan yang mengutamakan kebutuhan, kenyamanan, dan keselamatan pasien.
Melalui IHT tersebut, RSUD Daya Makassar juga ingin menanamkan pemahaman bahwa mutu pelayanan rumah sakit tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas maupun kecanggihan peralatan medis, tetapi juga dari kualitas interaksi dan kepedulian petugas terhadap pasien.
Kegiatan yang berlangsung hingga 4 November 2026 ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pelatihan semata. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas pelayanan sehari-hari.
Dengan demikian, komunikasi efektif dapat tumbuh menjadi budaya kerja yang melekat pada seluruh petugas RSUD Daya Makassar, mulai dari bagian administrasi, tenaga medis, hingga tenaga keperawatan.
Pada akhirnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas bukan hanya tentang bagaimana membantu pasien sembuh dari penyakit, tetapi juga bagaimana menghadirkan rasa aman, nyaman, dihargai, dan diperhatikan selama menjalani proses pengobatan.
Melalui kegiatan IHT Komunikasi Efektif ini, RSUD Daya Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan masyarakat.